Home » Resensi

Premiere Film James Bond: Quantum of Solace

Semalam, akhirnya jadi juga gw nonton premiere nya James Bond: Quantum of Solace di PIM XXI. Yang merupakan film James Bond yang ke22. Gosh, what a must see movie. Film action terbaik tahun ini, i believe. Well, seperti pada film2 bond sebelumnya, film ini memberikan tontonan action fantastis, tempat2 eksotis, dan tentu bond’s girl yang pada film ini diperankan oleh si cantik dengan kulit coklat yang sensual, Olga Kurylenko. Dan James Bond sendiri masih diperankan oleh Daniel Craig

Plot film ini melanjutkan kisah dari film Bond sebelumnya “Casino Royale“. Di film itu diceritakan Bond dikhianati oleh kekasihnya Vesper yang ternyata melakukannya demi kekasihnya yang lain yang diculik oleh organisasi yang dipimpin oleh Le Chiffre and White. Well, di film ini diceritakan ketika pada akhirnya White berhasil di tangkap dan diinterogasi oleh M dan James Bond terkait dengan organisasinya, Quantum. Namun karena ada pengkhianat di tubuh M16, agen rahasia Inggris, akhirnya White berhasil lolos. Dan James Bond berhasil membunuh pengkhianat itu.

Penelusuran data intelejen membawa Bond berkelana ke Haiti dan membunuh teman si pengkhianat itu. Dan perjalanan dia di Haiti membuat dia bertemu Camille Montes (Olga Kurylenko) yang kemudian membawa dia bersinggungan dengan jaringan yang dipimpin Dominic Greene (Mathieu Amalric), pemimpin bisnis yang kejam dan juga ternyata anggota Quantum. Penelusuran Bond membuat dia mengetahui rencana Dominic untuk melakukan kudeta di Bolivia bekerjasama dengan Jendral Medrano dengan tujuan utama menguasai sumber daya air di negara itu. Sesuatu yang tidak disadari oleh M16 dan CIA.

Singkat kata, akhirnya Bond bekerja sama dengan Camille untuk menghentikan rencana Dominic tersebut di Bolivia padahal Bond sempat tidak dipercaya oleh M karena perilakunya yang “sulit diatur” sehingga akses Bond dibatasi oleh M bahkan hendak ditangkap atau dibunuh oleh agen rahasia lainnya.

Bond akhirnya berhasil menghentikan rencana Dominic tersebut, dan Camille berhasil menuntaskan dendam masa kecilnya ketika ayahnya dibunuh, dan ibu beserta kakaknya diperkosa oleh Jendral Medrano. Kemudian Bond pergi ke Rusia dan akhirnya berhasil menemukan Yusef , kekasihnya Vesper, yang ternyata anggota Quantum juga. Tapi kali ini, Bond berhasil mengontrol amarahnya, sehingga dia tidak membunuh Yusef.

Well, again what a must see movie. Film yang kali ini menggambarkan sosok James Bond yang juga ternyata bisa rapuh, melankolis dan mau melakukan apapun demi cintanya.

Popularity: 1% [?]

Share/Bookmark this!

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by indrakurniadi on November 6, 2008 at 9:17 am and filed under Resensi category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tulisan Terbaru

Komentar Pengunjung

Categories

Arsip Tulisan Lama

Find me on Facebook

Follow me

twitter_indrakurniadi

Me vs the World

mejeng di view pointDSC06170mejeng bareng obamamejeng di senado square

Indra Kurniadi is

Proud to be an entrepreneur, a blogger,traveler and football addict :) Yeaaah