Home » Business, Thoughts

Do what you Love, Love what you do..

Salah satu alasan aku ingin menjadi seorang entrepreneur adalah aku ingin bekerja dengan riang gembira, bisa mengatur waktu aku sendiri dan membagi kebahagiaan itu dengan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Aku sangat menikmati pekerjaan aku sekarang, even aku harus bekerja lebih lama dari rata – rata jam kerja kebanyakan. Bayangkan kadang aku sudah ngantor dari jam 7 dan pulang selalu diatas jam 7 malam, rata – rata 12 jam sehari. Bahkan sampai rumah kadang aku masih mengerjakan tugas – tugas yang tersisa, tapi karena aku enjoy so ga ada beban sama sekali.

Ada satu kenikmatan yang tidak bisa digambarkan ketika kita bisa melakukan apa yang kita suka. Kita ngga akan pernah bosan atau mengeluh. Padahal sekarang ini banyak sekali orang lain yang seakan ”terjebak” di pekerjaannya yang jauh dari apa yang dia inginkan. Terbukti banyak orang stress kan?

Hm, bagaimana kalo kita tidak ”sreg” dengan pekerjaan kita sekarang? Menurutku, sambil kita mencari pekerjaan lain yang lebih ”pas” dengan apa yang kita harapkan, bayangkan saja begini: kita bisa mulai belajar mencintai pekerjaan kita karena dari situ kita mendapatkan uang untuk diri kita sendiri atau membahagiakan orang – orang yang kita cintai, orang tua, kakak – adik, pasangan atau bahkan orang lain yang belum seberuntung kita. Atau mendapatkan network yang akan sangat berharga agar kita dapat mengembangkan karir atau membangun usaha sendiri kelak. Atau, ya coba aja ada seorang makhluk Tuhan yang kece di lingkungan kerja kita, pasti deh kita akan semangat lagi dalam bekerja, he3x. Satu lagi, belajar mencintai pekerjaan kita sambil membayangkan ada sekitar 11 juta orang di Indonesia ini yang belum beruntung mendapatkan pekerjaan. (hm..got it?)

So, do what you love and if u can’t find it yet, just love what you do!

Popularity: 1% [?]

Share/Bookmark this!

One Comment »

  • Neta afnie said:

    Hm, bagaimana kalo kita tidak ”sreg” dengan pekerjaan kita sekarang? Menurutku, sambil kita mencari pekerjaan lain yang lebih ”pas” dengan apa yang kita harapkan, bayangkan saja begini: kita bisa mulai belajar mencintai pekerjaan kita karena dari situ kita mendapatkan uang untuk diri kita sendiri atau membahagiakan orang – orang yang kita cintai, orang tua, kakak – adik, pasangan atau bahkan orang lain yang belum seberuntung kita.

    This is absolutely right,, but jika situasi di office ga nyaman bagaimana ka…?? sbelum sy baca artikel ini, sy selalu berpikiran ky kaka,, jadinya saya tahan2nin utk kerja,,

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by indrakurniadi on January 2, 2008 at 5:46 pm and filed under Business, Thoughts category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tulisan Terbaru

Komentar Pengunjung

Categories

Arsip Tulisan Lama

Find me on Facebook

Follow me

twitter_indrakurniadi

Me vs the World

mejeng di view pointDSC06170mejeng bareng obamamejeng di senado square

Indra Kurniadi is

Proud to be an entrepreneur, a blogger,traveler and football addict :) Yeaaah