Apa yang ada di benak seseorang ketika mendengar nama Batam? Kota Industri, Kota Belanja, Judi (sebelum dilarang pemko) dan tentu saja Sex. Yup, batam sangat terkenal dengan industri prostitusinya itu. Posisi yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapore membuat industri ini tumbuh subur di Batam. Well, untuk seorang pria muda, twenty something, yang sendirian melalui malam – malam panjang di Batam tentu menjadi satu godaan sendiri ya, he3x.
Godaan itu muncul sejak aku menginjakkan kaki di kota batam ini. Ketika hari kedua aku menjemput partnerku dari Novotel ke bandara Hang Nadim, supir taxy sudah secara halus menawarkan untuk mencarikan aku teman bobo ketika tau aku sendirian menginap di batam ini. Hm, no wonder lah karena kabarnya mereka mendapatkan bagian juga dari para mucikari untuk setiap tamu yang di bawa.
Godaan lain muncul ketika aku, baik itu sendirian maupun bersama kawan jalan ke Nagoya untuk makan ataupun sekedar jalan – jalan. Nagoya Entertainment District tentu sudah sangat terkenal bagi para pencinta kehidupan malam di Batam. Pub, Karaoke, Massage & Sauna bertebaran di mana – mana. Dan you know what, kabarnya dengan hanya bermodalkan uang 150 ribu perak sudah bisa mendapatkan short time services ditempat dan untuk 300 ribu perak sudah bisa mendapatkan teman bobo semalaman penuh sampai besok pagi. Aargh !
Honestly, even godaan itu begitu besar buatku tapi ada satu hal yang membuatku tetap tidak tergoda, yaitu kalimat yang ingin aku ucapkan pada istriku pada malam pertama setelah kami menikah nanti ‘hey baby you’re lucky, I’m virgin !’
Batam, November 30 2007
beruntung bgt calon istrinya pak.. =)