Home » Jalan - Jalan

Satu Jam bersama Wanita Pemijat..

Kelelahan setelah melakukan aktivitas satu hari penuh untuk melakukan training & audit lapangan di salah satu klien di batam membuat badan rasanya pegal dan butuh untuk di relaksasi.

Sejak aku nginap di Novotel Batam, mulai hari Senin 26 November yang lalu, sudah 3 kali aku mendapatkan treatment relaxing aromatheraphy massage. Oops, jangan berpikiran macam2 ya, untuk hotel sekelas Novotel pijat yang diberikan adalah pijat beneran dan bukan pijat plus – plus yang banyak bertebaran di kota batam ini. Pemijatnya benar – benar bisa memijat karena harus ditraining terlebih dahulu, berpakaian & bertingkah laku sopan, dan hanya memijat di bagian – bagian yang memang perlu dipijat, he3x

Well, selama aku dipijat itu aku selalu mengajak ngobrol dengan mereka. Malam pertama aku menginap di Novotel, aku dipijat sama Vivi (damn, kenapa namanya musti sama dengan nama mantanku yg terakhir ya!), malam ke tiga sama Sugi dan malam tadi sama Indri. Ketiganya mempunyai ketrampilan memijat yang ok dan enak di ajak ngobrol. Sambil dipijat itu, mereka juga sambil curhat tentang pengalaman mereka selama menjadi wanita pemijat di Novotel ini. Terutama mengenai kerasnya hidup di Batam dengan hanya bermodalkan gaji setara UMK Batam yg sebesar 800 ribu something! Can u imagine kerja 6 hari dalam seminggu dengan hanya mendapatkan penghasilan seperti itu? Wow, that’s seem so hard for them ya. Tambahan bagi mereka adalah jika mendapatkan tips dari para tamu hotel yang dipijat, tapi itupun tidak seberapa.

Curhat lainnya dari mereka adalah pengalaman mereka dalam menghadapi kenakalan para tamu. Yah you know lah, dalam kondisi berduaan di dalam kamar bersama wanita muda bisa menimbulkan godaan – godaan untuk melakukan aktivitas yang lebih dari sekedar memijat. Pikiran – pikiran mesum dari lelaki yang dari awal memang ingin lebih dari sekedar pijat tentu bisa semakin terstimulasi. Well, mereka cerita berbagai hal tentang itu. Dari tamunya yang mengajak secara halus untuk mendapatkan service lebih, sampai tamu yang memaksa untuk melakukan sexual activity. Bahkan Sugi, pernah hampir diperkosa sama tamunya dan tamunya baru berhenti ketika dia menangis dan mengancam untuk teriak.

Selesai dipijat, badan rasanya rileks sekali. Kelelahan selama seharian penuh beraktivitas seperti tidak berbekas. Untuk pijat seharga 190 ribu per jam, yang berarti berlipat – lipat dari uang yang harus aku keluarkan kalo di pijat sama si mbo langgananku di rumah, sangat worthed lah. Setelah berendam di bath tub sambil merenung – renung selama 30 menit, aku sudah siap untuk tidur dengan pulas. Zzz…zzz

Batam, 30 Nov 2007

Popularity: 9% [?]

Share/Bookmark this!

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by indrakurniadi on November 30, 2007 at 9:31 am and filed under Jalan - Jalan category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tulisan Terbaru

Komentar Pengunjung

Categories

Arsip Tulisan Lama

Find me on Facebook

Follow me

twitter_indrakurniadi

Me vs the World

mejeng di view pointDSC06170mejeng bareng obamamejeng di senado square

Indra Kurniadi is

Proud to be an entrepreneur, a blogger,traveler and football addict :) Yeaaah