Home » Jalan - Jalan

Menuju Himalaya (Part 1: Kolkata)

Foto disebuah akun di Flickr ini benar - benar membuat saya ingin sekali pergi ke tempat yang indah itu, Darjeeling - India.  Well, kebetulan banget (sebetulnya saya penganut paham tidak ada yg kebetulan di dunia ini) pas ngecek website Air Asia ternyata ada promo tiket murah dari KL ke Kolkata. Ngga pikir panjang, langsung beli tiketnya untuk perjalanan 14 - 22 Maret 2010. Lalu saya langsung set jadwal, bikin persiapan ini itu, ngeberesin kerjaan kantor supaya bisa tenang ditinggal, sampai apply visa ke Kedutaan India. Dan akhirnya berangkat dengan rute: Jakarta - KL - Kolkata -  KL , dengan Air Asia.

Flight dari KL ke Kolkata lumayan rame juga dan ternyata ada sang putri Indonesia “Nadine Chandrawinata” duduk sebaris dengan tempat duduk saya, lumayan ada pemandangan “indah” hehe. But (maaf, bukan berniat racist) kita musti tahan loh dengan aroma khas orang India. Sering2 nahan napas selama 4 jam perjalanan KL - Kolkata *sigh. Anyway, believe it or not ya. Selama di India, saya malah tidak mencium bau khas orang India sama sekali, heran juga.

Sampai Kolkata jam 4 sore waktu setempat. Oia, buat yang pertama kali mendarat di bandara Kolkata, pastikan cari taxy di counter dalam terminal ya, tepat sebelum pintu keluar terminal. Karena itu adalah counter resmi prepaid taxy. So anda akan terbebas dari ongkos taxy yang gila - gilaan.  Di Bandara saya berkenalan dengan traveler dari Korea, Kanada dan Jerman. Kami berempat sepakat untuk share taxy dari bandara ke Sudder Street, satu kawasan backpacker di Kolkata. Lumayan kalo dirupiahkan ongkos taxy bisa mencapai 80 ribu perak, tapi karena di bagi 4 jadi cuma 20 ribu per orang. That’s the power of Backpackers :)

Selama di Kolkata saya menginap di satu kawasan backpacker, Sudder street. Malam pertama saya share kamar dengan Choi, teman baru dari Korea. Lumayan bisa menghemat biaya kamar hehe. Well, saya tidak begitu enjoy berada di Kolkata. Ngga banyak yg bisa dilihat disana. Satu2 icon kota itu adalah VIctoria Memorial Hall yg konon dibangun penjajah Inggris untuk menyaingi Taj Mahal.  Kotanya terlihat muram,  sendu.  Selain karena sering tertutup debu pekat, kesan muram tadi bertambah kuat dengan kehadiran begitu banyak burung gagak berkeliaran. Tapi at least, selama di Kolkata saya bisa belajar untuk lebih mensyukuri hidup. Imagine kalo kita melihat pemandangan seperti ini di hampir setiap sudut kota: gelandangan, makanan yg jorok, pengemis, bahkan pemakai drugs. What a hard life huh? India, negara dengan penduduk terbesar no 2 di dunia setelah china, mempunyai problem sangat serius dengan kemiskinan.

Karena dari awal memang menset bahwa kunjungan ke Kolkata ini hanya transit sebelum menuju Darjeeling, saya berada di Kolkata selama 2 malam saja. Tadinya malah mau satu malam saja, tapi karena ketinggalan kereta saya akhirnya harus extend di Kolkata satu malam lagi.

Next : saya akan share perjalanan dari Kolkata ke Darjeeling

Popularity: 1% [?]

Share/Bookmark this!

5 Comments »

  • riris said:

    wah ke india pk visa ya? nah gitu dong, naik taxi ada tarifnya. biar kebayang gitu. mgkn ditulisannya lebih detail. harga2 keluar biar bs mengatur dana lebih baik

  • asiyah said:

    asyik ya bisa ke India?
    aku dari dulu cuma bisa mimpi, hiks

    tapi dari awal tahun ini dah cari2 tiket murah sih
    semoga sebelum tahun ini berakhir, aku pun bisa menjelajah negeri dongeng (soalnya semuanya masih cerita doank, belum jadi kenyataan)

    btw, bandara Radin Inten itu international gak sih?
    kenapa namanya kurang booming ya?

    gudlak buat perjalanan2 Anda selanjutnya

  • indrakurniadi (author) said:

    @Riris: iya pake visa..budget detail? hm..boleh aja, via japri aja ya
    @Asiyah: amiin, semoga impiannya bisa terkabul

  • suarnata said:

    saya mau nanya mas
    saya ada rencana pergi ke darjelling dari dps bali
    trip : dps-kl-kolkata-kl-dps
    perntanyaanku :
    1. berapa tharga visa india??
    2. bisa nga langsung dari kolkata ke darjelling tanpa menginap??
    3. booking kereta langsung atau melalui internet?? harganya berapa??
    terima kasih sebelumnya

  • indrakurniadi (author) said:

    mas suarnata, saya coba jawab ya
    1. harga visa india, sekitar 500 ribu untuk single entry visa
    2. maksudnya dari kolkata ke darjeeling trus pulang ke kolkata pada hari yg sama? kalo naik pesawat mungkin bisa mas, kalo naik bis atau kereta tentu ga bisa. Tapi sayang sekali mas jauh2 ke darjeeling kalo ngga stay 2 sampai 3 hari untuk eksplore keindahan disana
    3. sy booking kereta di travel agent di kolkata, harganya dulu kalo ga salah sih 200 ribuan ya, tapi coba di cek lagi deh di http://www.indianrail.gov.in/

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by indrakurniadi on May 18, 2010 at 4:23 pm and filed under Jalan - Jalan category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tulisan Terbaru

Komentar Pengunjung

Categories

Arsip Tulisan Lama

Find me on Facebook

Follow me

twitter_indrakurniadi

Me vs the World

mejeng di view pointDSC06170mejeng bareng obamamejeng di senado square

Indra Kurniadi is

Proud to be an entrepreneur, a blogger,traveler and football addict :) Yeaaah