Home » Business

I’m not afraid at all

Gw benar - benar tidak menikmati liburan panjang kali ini. Praktis sepanjang minggu kemarin gw dan partner gw konsentrasi pada pembenahan internal bisnis kami. Well, ada masalah yang sangat mengganggu kami dan harus segera di benahi. Dan masalah akut itu harus ditangani dengan tegas dan tidak ada negoisasi. Kami sudah sepakat bahwa solusi yang kami tawarkan adalah harga mati. I’m sick to all those bullshit!

Well, problem yang kami hadapi ini menjadi satu hikmah terbesar gw untuk selalu membuat gw berhati - hati ketika membentuk satu entitas bisnis dengan siapapun, mau itu saudara atau teman. Bahwa hubungan saudara atau pertemanan itu sama sekali tidak cukup untuk membangun kepercayaan dalam bisnis.  So dengan siapapun kita berbisnis, harus tetap dilengkapi oleh satu legalitas formal, baik itu perjanjian antar kita maupun di depan notaris atau membentuk badan usaha baik itu CV, PT dsb. Kalo itu sudah ada, sistem harus kita bentuk. Jangan pernah sekalipun kita sungkan dengan siapapun. Business is business, dan  hubungan teman atau saudara ada pada sisi yang lain. Dalam hubungan pertemanan atau saudara, kita boleh toleran even temen kita itu buat satu kesalahan. Tapi dalam bisnis, ketika ada satu kesalahan dibiarkan berlarut2 hanya karena kita sungkan, kehancuran bisnis itu tinggal menunggu waktu, trust me!

Honestly gw sedih juga bahwa hubungan pertemanan kami mungkin akan “terganggu” tapi what can i say? Bahwa kenyataan yang gw hadapi adalah temen gw yang satu itu tidak menghargai kami, tidak menghargai hak kami dan udah salah masih berani2nya ngotot. Malah ketika kami ingin membicarakannya secara baik - baik, dia malah menghindar dengan segala macam alasan. Puncaknya ketika dia menggertak kami untuk menempuh jalur hukum. Hm, gw ngga takut sama sekali. Gertakan itu cuma sekedar pepesan kosong buat gw. Justru kalau masalah ini masuk ke jalur hukum, bisa dipastikan dia yang akan kena getahnya. Yah, orang yang sedang panik dan terdesak biasanya memang akan menggertak.  Jadi seharusnya dia yang ketakutan dengan kami.

So we’ll see lah. Yang jelas apa yang kami lakukan ini bukan sekedar membela hak kami berdua, tapi juga demi orang - orang yang kami cintai dan demi apa yang sudah kami lakukan bersama ini.

Popularity: 1% [?]

Share/Bookmark this!

One Comment »

  • Rila said:

    Amien..Amien..Amien..moga2 masalahnya cepet selesai ya mas…Capek euy kalo gini terus..Vivat PGD :)

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Side Notes

This entry was posted by indrakurniadi on December 29, 2008 at 8:42 pm and filed under Business category.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe to these comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.

Tulisan Terbaru

Komentar Pengunjung

Categories

Arsip Tulisan Lama

Find me on Facebook

Follow me

twitter_indrakurniadi

Me vs the World

mejeng di view pointDSC06170mejeng bareng obamamejeng di senado square

Indra Kurniadi is

Proud to be an entrepreneur, a blogger,traveler and football addict :) Yeaaah