<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Indra Kurniadi - Buah Pikiran,Perjalanan Hidup dan Perjuangan Menggapai Masa Depan</title>
	<atom:link href="http://indrakurniadi.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indrakurniadi.com</link>
	<description>My Blog:Buah Pikiran,Perjalanan Hidup dan Perjuangan Menggapai Masa Depan</description>
	<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 04:40:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
	<language>en</language>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Memulai bisnis dari bawah</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/memulai-bisnis-dari-bawah/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/memulai-bisnis-dari-bawah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 09:05:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1921</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 23 - 25 Juli yang lalu, untuk kali ketiga saya mengikuti Indonesia Internet Marketing Bootcamp di Jakarta.  Saya ga pernah bosen ikutan bootcamp, well selain untuk update ilmu, saya juga senang bisa berkumpul dengan teman2, senior dan guru yang selama ini sama2 menggeluti bisnis melalui internet. Belajar dari rekan2 yang sudah sukses, tapi tetap rendah hati dan mau ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/08/102518236.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1927" title="102518236" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/08/102518236-300x189.jpg" alt="" width="300" height="189" /></a>Pada tanggal 23 - 25 Juli yang lalu, untuk kali ketiga saya mengikuti <a href="http://indonesiabootcamp.com/" target="_blank">Indonesia Internet Marketing Bootcamp</a> di Jakarta.  Saya ga pernah bosen ikutan bootcamp, well selain untuk update ilmu, saya juga senang bisa berkumpul dengan teman2, senior dan guru yang selama ini sama2 menggeluti bisnis melalui internet. Belajar dari rekan2 yang sudah sukses, tapi tetap rendah hati dan mau berbagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu hal yang saya pelajari dalam setiap kumpul2 bersama orang2 sukses itu, salah satunya adalah saya bisa belajar bagaimana bisa meraih kesuksesan tersebut. Dan ternyata setelah mendengar kisah hidup mereka, saya mendapatkan kesimpulan bahwa hampir semua teman2 sukses yang saya temui pada bootcamp tersebut memulai bisnis mereka dari bawah. Yah, dari bawah, bahkan ada yg memulai dari kondisi minus alias hutang.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1921"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa diantaranya, ada mas <a href="http://greatponco.wordpress.com/" target="_blank">Ponco Suhirno</a> pemilik <a href="http://www.presidentfurniture.com/" target="_blank">President Furniture</a> yang pernah jadi tukang angon sapi tapi sekarang sudah mempunyai bisnis ekspor furniture yang beromzet milyaran rupiah sebulannya. Mas <a href="http://adiarifin.asia/" target="_blank">Adi Arifin</a>, yang sekarang sudah sukses dengan bisnis rental villa online di Bali, Thailand, Vietnam dll.  Ada <a href="http://robertdarwin.org/" target="_blank">Mas Darwin</a>, Pak Maskur, Pak Frans, Pak <a href="http://1pipin.blogspot.com/" target="_blank">Pipin</a> pemilik <a href="http://www.gabeart.com/" target="_blank">Gabe Art</a>, Pak <a href="http://tontontaufik.com/" target="_blank">Tonton Taufik</a> pemilik <a href="http://www.rattanland.com/" target="_blank">Rattanland</a>, Pak Dokter Irzan yang berbisnis multimedia untuk kedokteran, semuanya memulai bisnis dari bawah. Bahkan <a href="http://seokita.com/" target="_blank">Mas Keke</a>, pemilik <a href="http://marketbiz.net/" target="_blank">MarketBiz</a> guru besar Search Engine Optimization di Indonesia sendiri dulunya adalah seorang tukang jaga warnet. Luar biasa perjuangan mereka itu, dan saya beruntung bisa mengenal mereka untuk belajar dan mengambil inspirasi dari perjalanan mereka menuju kesuksesan. Bahwa orang susah dan miskin juga berhak untuk sukses. Bahwa kesuksesan itu adalah buah dari kerja keras nan ulet, dan bukan hasil kerja singkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sendiri juga memulai bisnis dari bawah, nyaris tanpa modal. Bagaimana bisa punya  modal sedangkan saya besar di keluarga PNS dengan penghasilan pas - pasan.  Kalo ibu saya tidak nyambi sebagai agen asuransi plus menyewakan sebagian kamar di rumah kami untuk di kostkan, mungkin saya dan adik2 saya tidak bisa kuliah. Hidup kami memang ngga susah2 banget, tapi ya bener2 pas2an. Kendaraan satu2nya keluarga kami cuma sepeda hehe. Motor dan mobil boro2. Apalagi ayah saya sakit stroke, sedangkan ibu saya sakit kanker. Lengkap sudah lah <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Karena itulah saya tau betul pengorbanan orang tua saya supaya saya bisa kuliah  (apalagi saya kuliah di kampus swasta yang mahal). Makanya waktu kuliah  saya ikutan cari uang juga supaya bisa meringankan beban orang tua saya,  mulai ngasih les kimia + fisika, ngasih les gitar, apply beasiswa  Supersemar + beasiswa kerja mahasiswa, sampai magang disana - sini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi ternyata dari keadaan itulah saya mempunyai tekad yang kuat untuk bisa menjadi orang yang sukses, bermanfaat bagi orang lain dan memberikan penghidupan yang layak bagi orang - orang yang saya cintai.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat saya, memulai bisnis dari bawah itu akan menempa kita untuk selalu ulet dan teguh dalam mencapai kesuksesan. Dan ketika jalan menuju kesuksesan itu semakin terang benderang, kita akan lebih mudah untuk bersyukur dan menikmati perjuangan kita mencapai kesuksesan itu. Dan ingat, roda kehidupan terus bergulir. Bahwa kita mulai dari bawah, kemudian bisa merasakan kesuksesan, bukan tidak mungkin suatu saat kita harus mulai dari bawah lagi.  Jika itu terjadi, tentu kita akan lebih punya strategi untuk kembali merintis jalan menuju kesuksesan. Bukan begitu?</p>
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1921&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/memulai-bisnis-dari-bawah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Investasi Leher ke Atas</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/investasi-leher-ke-atas/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/investasi-leher-ke-atas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 01:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>

		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<category><![CDATA[investasi leher ke atas]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1906</guid>
		<description><![CDATA[Tung Desem Waringin (TDW), salah seorang motivator yang berpengaruh pada kehidupan saya pernah bilang di salah satu seminarnya tentang pentingnya mengalokasikan uang dan waktu kita untuk investasi leher ke atas. Apa itu investasi leher ke atas? Yaitu investasi untuk ilmu pengetahuan dan sikap mental yang harus terus menerus kita lakukan apabila kita ingin sukses dalam kehidupan kita. Well, dari dulu ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/102507735.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1908" title="102507735" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/102507735-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Tung Desem Waringin (TDW), salah seorang motivator yang berpengaruh pada kehidupan saya pernah bilang di salah satu seminarnya tentang pentingnya mengalokasikan uang dan waktu kita untuk investasi leher ke atas. Apa itu investasi leher ke atas? Yaitu investasi untuk ilmu pengetahuan dan sikap mental yang harus terus menerus kita lakukan apabila kita ingin sukses dalam kehidupan kita. Well, dari dulu saya suka sekali baca, selalu ingin tau dalam segala hal. Waktu sekolah dulu, saya adalah pengunjung setia perpustakaan sekolah. Tapi apakah betul investasi leher ke atas itu bisa mempengaruhi kehidupan kita di masa depan?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1906"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya mau sharing ttg pengalaman saya dalam mengalokasikan uang untuk investasi leher ke atas.  Saya mulai berbisnis sejak tahun 2004, full time saya merintis bisnis ini dari nol. Oke, lebih tepatnya bermodalkan uang 50 ribu perak hanya untuk bikin kartu nama + cap perusahaan hehe. Tiga tahun pertama bisnis kami masih berdarah darah, project masih belum banyak yang bisa di garap. Klien yang dateng masih sedikit, yah mungkin karena saya masih di kisaran umur 24 - 26 tahun waktu itu, jadi belum banyak perusahaan yang percaya dengan saya. Tapi disaat saat susah seperti itu, saya masih konsisten untuk selalu mengalokasikan uang dan waktu saya untuk investasi leher ke atas tadi. Punya uang sedikit, saya langsung ke gramed buat beli buku atau kalo bener2 lagi ga punya duit cuma buat numpang baca, hehe. Segala buku dan majalah tentang motivasi, bisnis, dll saya baca. Pikir saya waktu itu, ketika saya masih banyak waktu (orderan masih sedikit, red), kenapa ga saya habiskan untuk belajar? Mau ikut seminar, masih belum sanggup soalnya hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 2007, tiga tahun setelah bisnis saya berdarah - darah, bisnis saya mulai menemukan arah menuju kesuksesan setelah saya membaca satu artikel yang ditulis <a href="http://bjoconsulting.blogs.com/" target="_blank">Bob Onggo</a> di majalah warta ekonomi. He said, Search Engine Optimization (SEO) adalah tools marketing masa depan. Yaitu bagaimana menempatkan website kita yang berisi produk atau jasa kita ada di halaman satu pada hasil pencarian Google. Aha! Saat itu saya merasa menemukan sinar terang, mungkin hal itu juga ya yang dirasakan Archimedes, Newton, Thomas Alfa Edison ketika mereka menemukan &#8220;Aha time&#8221; (lebay mode on, hehe). Saat itu saya langsung take action, dateng ke Gramed, cari buku2nya Bob Onggo, dan akhirnya ikut seminarnya. Hasilnya saya terapkan, and it&#8217;s works bisnis saya mulai berkembang karena client mudah menemukan perusahaan saya di google. Punya uang dikit, saya alokasikan buat belajar SEO langsung ke para suhu SEO indonesia, seperti Pak Denny dari <a href="http://dokterpim.com/index.php" target="_blank">dokter PIM</a> dan <a href="http://seokita.com/" target="_blank">mas keke</a> dari <a href="http://marketbiz.net/" target="_blank">Marketbiz</a>. Uang yang saya habiskan untuk keliling2 khusus belajar SEO ini mungkin udah bisa saya pake buat DP Mobil (it&#8217;s true but worth it!).</p>
<p style="text-align: justify;">Merasa masih kurang, saya terus alokasikan waktu dan uang saya untuk ikut seminar2nya TDW, saya 3 kali ikutan seminar Financial Revolutionnya, ngga bosen2. Bukunya saya baca berkali2, saya dengerin audio + videonya berkali kali. Saya ingin supaya motivasi dan semangat saya terus termaintain. Selain seminar2 dari TDW, saya juga ikut seminar motivasinya James Gwee,  Krishnamurti, Jamil Azzaini dll. Kurang cukup juga, saya sering ikut2 seminar yang saya rasa bisa menambah skill dan knowledge kita dalam suatu hal. Terakhir saya baru ikutan seminar Mind Focusnya - Quantum Ikhlas nya Pak Erbe Sentanu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang, ketika perusahaan saya sudah Alhamdulillah semakin berkembang, saya sudah memutuskan investasi leher ke atas ini harus terus konsisten di lakukan. Dan saya tidak membatasi anggaran saya untuk itu, kalo ada buku bagus di Gramed, saya ngga mikir lagi pasti langsung saya beli. Sekarang ini saya langganan beberapa koran dan majalah sekaligus, kadang saya  bingung juga ngebacanya hehe. Trus kalo ada seminar bagus, saya ngga mikir lagi pasti langsung saya daftar. Dan sekarang, saya memutuskan untuk mengambil kuliah Business Management di Binus Business School, sudah berjalan sampai di term ke 3 sekarang.  Biaya kuliah + buku2nya mungkin lebih dari cukup buat DP mobil juga hehe. Tapi saya yakin, ketika saya semakin pinter karena bacaan + ilmu yg saya dapet semakin banyak, otak saya pasti akan semakin kaya juga dengan referensi - referensi dan kaya juga dengan solusi. Dan ga tau kenapa, rasa haus akan ilmu itu selalu ada.</p>
<p>So, kesimpulannya, saya percaya apa yang kita lakukan, investasi yang kita keluarkan hari ini, akan menentukan nasib kita pada 5 tahun kedepan.</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1906&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/investasi-leher-ke-atas/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Waiting for the sign</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/waiting-for-the-sign/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/waiting-for-the-sign/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 08:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>

		<category><![CDATA[romance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1895</guid>
		<description><![CDATA[Pernah nonton film (500) Days of Summer ? Well, banyak hal yg sepertinya mirip dengan yg saya alami di kehidupan nyata, really. Dua kali saya merasa saya menemukan orang yang tepat yang akan menjadi pendamping hidup saya, tapi ternyata tidak. And i became pathetic. You know, ketika semua harapan dicurahkan dalam hubungan tersebut dan ternyata tidak berjalan sesuai yang kita ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/96548344.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1897" title="96548344" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/96548344-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Pernah nonton film <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/%28500%29_Days_of_Summer" target="_blank">(500) Days of Summer</a> ? Well, banyak hal yg sepertinya mirip dengan yg saya alami di kehidupan nyata, really. Dua kali saya merasa saya menemukan orang yang tepat yang akan menjadi pendamping hidup saya, tapi ternyata tidak. And i became pathetic. You know, ketika semua harapan dicurahkan dalam hubungan tersebut dan ternyata tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, kata apa yg bisa mewakili selain &#8220;pathetic&#8221; ? Bahkan dalam patah hati yang pertama itu saya menyalahkan Tuhan, Menyalahkan Nya kenapa ketika dua orang yg berbeda agama  dipersatukan untuk kemudian dipisahkan lagi. Astaghfirullah. Waktu itu saya belum mengerti hikmahnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1895"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Saya baru mengerti ketika kemudian  saya mendapatkan pasangan yang lebih baik. Well, setiap pasangan saya mempunyai nilai plus yang sanggup membuat saya jatuh cinta. Tapi harus diakui, mantan saya yang terakhir itu begitu tulus mencintai saya dan sayapun bisa merasakannya. Untuk hal itu, dia juaranya. Namun sayangnya tidak sampai 2 tahun saya merasakan hal itu. Kecewa pastinya, bahkan seringkali rasa bersalah malah muncul. You know, perasaan bersalah karena sudah menghancurkan harapan seorang wanita yang selalu sabar dalam menghadapi saya yang egois dan keras kepala ini. Perasaan bersalah karena telah menyia2kan waktu nya hanya untuk kemudian harapan itu saya hempaskan kembali. Yah, karena egoisme saya tadi !</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini saya merasa sangat lelah, saya berharap Allah segera menunjukkan jalan untuk saya menemukan &#8220;the one&#8221;. Seorang wanita yang bisa membuat saya merasa mempunya arti dalam hidup ini. Wanita yang akan menjadi ibu dari anak2 saya dan menyandang nama saya di belakang namanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, malam tadi I dream about her, si kumis tipis nan cantik. Apakah ini satu pertanda? Only God Know.  Saya hanya berdoa supaya Allah bisa memberi kebahagian buat saya dan dia, dengan atau tanpa kita harus bersama. Jika kami berjodoh, mohon segera didekatkan. Jikapun tidak, semoga kami mendapatkan jodoh yang terbaik menurutNya. Amiin</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1895&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/waiting-for-the-sign/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Football is more than just a Game</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/football-is-more-than-just-a-game/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/football-is-more-than-just-a-game/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 03:21:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[All About Foot Ball]]></category>

		<category><![CDATA[football]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1882</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin ketika tim favorit saya,  Belanda, kalah 0 - 1 dari Spanyol di final  Piala Dunia dan saya mengekspresikan kesedihan saya itu melalui  facebook + twitter, ada beberapa teman yang bilang hey it&#8217;s just a game! Hmph, is  it really just a game? For me dan buat jutaan penggila bola lainnya di  bumi ini, football is ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/4787027341_36178f2905_b.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1883" title="4787027341_36178f2905_b" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/07/4787027341_36178f2905_b.jpg" alt="" width="500" height="334" /></a>Kemarin ketika tim favorit saya,  Belanda, kalah 0 - 1 dari Spanyol di final  Piala Dunia dan saya mengekspresikan kesedihan saya itu melalui  facebook + twitter, ada beberapa teman yang bilang hey it&#8217;s just a game! Hmph, is  it really just a game? For me dan buat jutaan penggila bola lainnya di  bumi ini, football is more than just a game. Football is life! Dan yang  lebih ekstrem, football is better than sex. Untuk yang ini, saya no  comment deh hehehe</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1882"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pernah  denger dulu pernah terjadi perang antara Honduras dan Elsalvador gara - gara  sepakbola? Atau bagaimana panasnya atmosfer pertandingan Argentina -  Inggris di Piala Dunia 1986 pasca perang Malvinas?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah  dengar juga bagaimana sepakbola menjadi alat untuk mengekspresikan  pandangan politik? Ambil contoh bagaimana rakyat Catalan mengekspresikan  kebencian mereka kepada penguasa Spanyol melalui klub Barcelona.   Setiap Barcelona bertanding melawan Madrid di Nou Camp, markas klub  Barcelona, akan selalu dijumpai spanduk anti madrid, pengibaran bendera  Catalan dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah dengar bagaimana football bisa mempersatukan seluruh Perancis yang tersekat oleh Ras, Agama dll ketika mereka memenangi piala dunia&#8217;98?</p>
<p style="text-align: justify;">Atau yg terakhir, ketika Piala Dunia berlangsung di Afsel. Football bisa mempersatukan seluruh Afrika Selatan baik itu kulit putih, kulih hitam dan kulit berwarna untuk membela satu bendera yg sama..</p>
<p style="text-align: justify;">Well,  buat saya dan mungkin buat jutaan penggila bola di seluruh dunia, sepakbola bisa membuat saya mengalami euforia yang tidak bisa  diungkapkan dengan kata - kata. Euforia ketika tim kesayangan kita  menang mampu membuat muka saya di hiasi senyum selama berhari -  hari. Tapi jika tim kesayangan saya kalah, saya bisa mengalami sindrom  dengan gejala - gejala seperti ini: Lesu, tidak bersemangat seharian,  melankolis sepanjang hari dan kalo sudah sangat parah bisa jatuh sakit  tiba - tiba, it&#8217;s true!</p>
<p style="text-align: justify;">Sure,  football is more than just a game!Mudah2an para wanita bisa  memahami ini, hehehe</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1882&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/football-is-more-than-just-a-game/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Himalaya dari Darjeeling (Part 2)</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/menikmati-himalaya-dari-darjeeling/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/menikmati-himalaya-dari-darjeeling/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 09:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan - Jalan]]></category>

		<category><![CDATA[darjeeling india]]></category>

		<category><![CDATA[jalan jalan ke darjeeling]]></category>

		<category><![CDATA[tarveling to darjeeling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1864</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak cara menuju Darjeeling dari Kolkata. Kita bisa naik bus, naik pesawat ke Bardogra kemudian lanjut dengan jeep ke Darjeeling atau naik kereta dari Kolkata ke New Jailpaguri, lalu lanjut dengan jeep ke Darjeeling. Dan saya memilih melakukan perjalanan dengan kereta. Karena saya ingin sekali merasakan the real Indian experience, melakukan perjalanan dengan kereta India, dan berinteraksi dengan penduduk ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n-300x171.jpg" alt="" width="300" height="171" /></a>Ada banyak cara menuju Darjeeling dari Kolkata. Kita bisa naik bus, naik pesawat ke Bardogra kemudian lanjut dengan jeep ke Darjeeling atau naik kereta dari Kolkata ke New Jailpaguri, lalu lanjut dengan jeep ke Darjeeling. Dan saya memilih melakukan perjalanan dengan kereta. Karena saya ingin sekali merasakan the real Indian experience, melakukan perjalanan dengan kereta India, dan berinteraksi dengan penduduk India selama di perjalanan. Believe it or not, saya mendapatkan sambutan hangat dari orang India selama di kereta. Dari mulai petugas kereta, teman satu kompartemen di kereta sampai penumpang dari kompartemen lainnya. Hm, keramahan yang begitu berkesan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kereta berangkat dari Kolkata sekitar jam 7 malam, dan sampai di New Jailpaguri pada pukul 4 pagi. Sempat culang - cileng di Stasiun sampai akhirnya saya meneruskan perjalanan ke Darjeeling dengan memakai Jeep bersama para penumpang lainnya. Ongkos naik jeep tersebut juga murah, 120 RS kira2 25 ribu perak.  Diantara penumpang jeep tersebut ada 3 orang traveler dari US, UK, dan France yang akhirnya menjadi travel mate saya selama di Darjeeling. Sampai di Darjeeling jam 7 pagi, dan langsung menyadari bahwa kota tersebut begitu indah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan, kota di pegunungan, dengan latar belakang pegunungan Himalaya yang begitu mempesona. Lelah karena mengarungi perjalanan selama 14 jam dari Kolkata menuju Darjeeling menjadi hilang seketika ketika mendapati begitu indahnya pemandangan disini. Subhanallah. Saya dapat hotel yang nyaman di tengah the Mall, pusat kota Darjeeling, bernama hotel Bellavue. Hotel yang dikelola oleh keluarga Tibet. Selain berlokasi di tengah kota, pemandangan dari hotel itu sangat indah, karena begitu kita membuka jendela kamar, terlihat pegunungan himalaya. Dan you know what, harganya juga murah hanya 130 ribuan semalam. Singkat kata, it&#8217;s very recommended.</p>
<p style="text-align: justify;">Darjeeling adalah kota yang tepat untuk mencari ketenangan (well tidak berarti sepi juga ya karena kotanya cukup ramai), dan entah kenapa saya merasakan daya &#8220;magis&#8221; Himalaya yang begitu menghipnotis. Memandangi pegunungan Himalaya dengan puncak Kanchenjunga (Puncak tertinggi di India, dan no 3 tertinggi di dunia), begitu menentramkan, seriously. Karena darjeeling berada di perbatasan Nepal, Tibet dan Bhutan, penduduk disini banyak yg berasal dari Nepal (mayoritas), tibet, bhutan, selain penduduk India sendiri. Dan penduduk disana sangat ramah terhadap orang asing, keramahan yang tidak dibuat2 hanya karena menyadari bahwa Darjeeling adalah kota yg sangat bergantung pada tourism, tapi keramahan yang sangat ikhlas.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama di Darjeeling, saya menikmati eksplorasi keindahan Kanchenjunga secara lebih dekat dan jelas dari Tiger Hill, naik kereta uap Darjeeling Himalayan Railway (Toy Train) sambil menikmati keindahan alam pegunungan di jendela kereta, mengunjungi Tibetan refugee camp, berinteraksi dengan penduduk lokal, mengunjungi pasar disana, sekedar nongkrong menunggu sunset di the Mall, menikmati malam di resto kecil milik orang tibet bersama teman2 baru sesama traveler dari US, UK, Irlandia, Rusia, Korea dll.  Dan saya sangat menikmati itu semua. Dan 4 malam berada disana sungguh terasa begitu cepat. Ingin rasanya menambah waktu untuk lebih lama menikmati keindahan alam, keramahan penduduk dan kebersamaan para traveler disana.</p>
<p style="text-align: justify;">Tanggal 20 Maret, saya meninggalkan Darjeeling menuju New Jailpaguri untuk kemudian naik kereta sore menuju Kolkata. Sampai di Kolkata tanggal 21 Maret pagi, ngga lama langsung ke Airport untuk menunggu beristirahat sambil menunggu flight ke KL sore harinya. Dan kemudian pulang ke Jakarta pada tanggal 22 Maret dengan penerbangan paling pagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih Allah atas kesempatan yg diberikan kepada saya untuk bisa melakukan perjalanan ini. Alhamdulillah <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1864&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/menikmati-himalaya-dari-darjeeling/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menuju Himalaya (Part 1: Kolkata)</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/menuju-himalaya-part-1-kolkata/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/menuju-himalaya-part-1-kolkata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 09:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan - Jalan]]></category>

		<category><![CDATA[kolkata]]></category>

		<category><![CDATA[traveling ke India]]></category>

		<category><![CDATA[traveling ke kolkata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1841</guid>
		<description><![CDATA[Foto disebuah akun di Flickr ini benar - benar membuat saya ingin sekali pergi ke tempat yang indah itu, Darjeeling - India.  Well, kebetulan banget (sebetulnya saya penganut paham tidak ada yg kebetulan di dunia ini) pas ngecek website Air Asia ternyata ada promo tiket murah dari KL ke Kolkata. Ngga pikir panjang, langsung beli tiketnya untuk perjalanan 14 - ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1859" title="23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/23592_362468314563_667109563_3460122_1363869_n-300x171.jpg" alt="" width="300" height="171" /></a>Foto disebuah akun di Flickr ini benar - benar membuat saya ingin sekali pergi ke tempat yang indah itu, Darjeeling - India.  Well, kebetulan banget (sebetulnya saya penganut paham tidak ada yg kebetulan di dunia ini) pas ngecek website Air Asia ternyata ada promo tiket murah dari KL ke Kolkata. Ngga pikir panjang, langsung beli tiketnya untuk perjalanan 14 - 22 Maret 2010. Lalu saya langsung set jadwal, bikin persiapan ini itu, ngeberesin kerjaan kantor supaya bisa tenang ditinggal, sampai apply visa ke Kedutaan India. Dan akhirnya berangkat dengan rute: Jakarta - KL - Kolkata -  KL , dengan Air Asia.</p>
<p style="text-align: justify;">Flight dari KL ke Kolkata lumayan rame juga dan ternyata ada sang putri Indonesia &#8220;Nadine Chandrawinata&#8221; duduk sebaris dengan tempat duduk saya, lumayan ada pemandangan &#8220;indah&#8221; hehe. But (maaf, bukan berniat racist) kita musti tahan loh dengan aroma khas orang India. Sering2 nahan napas selama 4 jam perjalanan KL - Kolkata *sigh. Anyway, believe it or not ya. Selama di India, saya malah tidak mencium bau khas orang India sama sekali, heran juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai Kolkata jam 4 sore waktu setempat. Oia, buat yang pertama kali mendarat di bandara Kolkata, pastikan cari taxy di counter dalam terminal ya, tepat sebelum pintu keluar terminal. Karena itu adalah counter resmi prepaid taxy. So anda akan terbebas dari ongkos taxy yang gila - gilaan.  Di Bandara saya berkenalan dengan traveler dari Korea, Kanada dan Jerman. Kami berempat sepakat untuk share taxy dari bandara ke Sudder Street, satu kawasan backpacker di Kolkata. Lumayan kalo dirupiahkan ongkos taxy bisa mencapai 80 ribu perak, tapi karena di bagi 4 jadi cuma 20 ribu per orang. That&#8217;s the power of Backpackers <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/26789_378401419563_667109563_3517204_7690335_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1860" title="Traveling to Kolkata, India" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/26789_378401419563_667109563_3517204_7690335_n-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Selama di Kolkata saya menginap di satu kawasan backpacker, Sudder street. Malam pertama saya share kamar dengan Choi, teman baru dari Korea. Lumayan bisa menghemat biaya kamar hehe. Well, saya tidak begitu enjoy berada di Kolkata. Ngga banyak yg bisa dilihat disana. Satu2 icon kota itu adalah VIctoria Memorial Hall yg konon dibangun penjajah Inggris untuk menyaingi Taj Mahal.  Kotanya terlihat muram,  sendu.  Selain karena sering tertutup debu pekat, kesan muram tadi bertambah kuat dengan kehadiran begitu banyak burung gagak berkeliaran. Tapi at least, selama di Kolkata saya bisa belajar untuk lebih mensyukuri hidup. Imagine kalo kita melihat pemandangan seperti ini di hampir setiap sudut kota: gelandangan, makanan yg jorok, pengemis, bahkan pemakai drugs. What a hard life huh? India, negara dengan penduduk terbesar no 2 di dunia setelah china, mempunyai problem sangat serius dengan kemiskinan.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena dari awal memang menset bahwa kunjungan ke Kolkata ini hanya transit sebelum menuju Darjeeling, saya berada di Kolkata selama 2 malam saja. Tadinya malah mau satu malam saja, tapi karena ketinggalan kereta saya akhirnya harus extend di Kolkata satu malam lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Next : saya akan share perjalanan dari Kolkata ke Darjeeling</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1841&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/menuju-himalaya-part-1-kolkata/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apa tujuan hidup kita?</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/apa-tujuan-hidup-kita/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/apa-tujuan-hidup-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 06:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1848</guid>
		<description><![CDATA[Disela2 rapat untuk persiapan rakernas JPMI = Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (kebetulan saya diminta mendampingi teman yang akan mempresentasikan konsep acara tsb dihadapan pengurus JPMI), pak Robby salah seorang pengusaha konstruksi yang cukup sukses share kepada kami ttg pentingnya kita memahami apa tujuan hidup kita di dunia ini. Supaya kita bisa terus konsisten dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Pak robby ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Disela2 rapat untuk persiapan rakernas JPMI = Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (kebetulan saya diminta mendampingi teman yang akan mempresentasikan konsep acara tsb dihadapan pengurus JPMI), pak Robby salah seorang pengusaha konstruksi yang cukup sukses share kepada kami ttg pentingnya kita memahami apa tujuan hidup kita di dunia ini. Supaya kita bisa terus konsisten dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Pak robby cerita bagaimana ketika kebanyakan orang ditanya (termasuk saya) apa tujuan hidup kita, mayoritas akan menjawab ingin menjadi orang kaya, ingin punya ini itu dan sebagainya. Dan ketika orang tersebut ditanya balik &#8220;lalu, jika sudah tercapai bagaimana?&#8221;, oke let say buat lagi impian2 baru. Tapi akhirnya hanya berkutat di tataran materialistik saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal sebagai seorang muslim, kita harus yakin bahwa tujuan hidup kita ini adalah untuk mendapatkan Surga dan mencari Ridha Allah. Semua impian2 dan tujuan hidup yang bersifat materialistik tadi seharusnya menjadi sarana untuk mencapai tujuan utama kita tadi. Dan bahkan ketika ternyata impian2 materialistik kita tadi malah menjauhkan kita dari tujuan utama hidup kita, kita bisa dengan yakin menafikannya. Misalnya: oke, kita ingin jadi orang yang kaya secara materi. Ga ada masalah dengan impian kita tersebut, sepanjang kita tidak melalui jalan yg haram, korupsi misalnya. Dan akan menjadi bermakna jika dengan kekayaan yang kita punya tersebut bisa menjadi sarana untuk mendapatkan tujuan utama hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, saya yang selama ini sudah menuliskan <a href="http://indrakurniadi.com/101-things-to-do-before-i-die/" target="_blank">101 things to do before I die</a>, 101 impian yang ingin saya capai selama saya hidup, menjadi merasa &#8220;tertampar&#8221; ketika menyadari bahwa itu semua seharusnya hanyalah menjadi sarana kita untuk mencapai tujuan utama kita, yaitu Surga dan ridha Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Terimakasih atas &#8220;tamparan&#8221; yang bapak berikan, saya yakin ini juga adalah peringatan dari Allah supaya saya yang kadang &#8220;nakal&#8221; ini bisa kembali meluruskan niat dan tujuan hidup semata2 untuk mencapai ridhaNya. Insya Allah</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1848&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/apa-tujuan-hidup-kita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The sweetest goodbye</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/the-sweetest-goodbye/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/the-sweetest-goodbye/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 16:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>

		<category><![CDATA[love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1849</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kesekian kalinya hubungan saya dan pasangan saya harus kandas. Well, ga ada yg salah dengan hubungan kami sebetulnya. Bahkan jika dibandingkan dengan pasangan saya sebelumnya, rasanya dia mempunyai cinta yang sangat besar terhadap saya. And i can feel it !
Mungkin masalahnya adalah karena saya terlalu egois, sibuk dengan ambisi diri sendiri sehingga tidak mampu membalas cinta itu dengan kadar ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/95469365.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1850" title="95469365" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/05/95469365-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Untuk kesekian kalinya hubungan saya dan pasangan saya harus kandas. Well, ga ada yg salah dengan hubungan kami sebetulnya. Bahkan jika dibandingkan dengan pasangan saya sebelumnya, rasanya dia mempunyai cinta yang sangat besar terhadap saya. And i can feel it !</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin masalahnya adalah karena saya terlalu egois, sibuk dengan ambisi diri sendiri sehingga tidak mampu membalas cinta itu dengan kadar yang semestinya, maafkan aku.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, we already took different path. You and I will find our happines then. Thank you for being the one who always care to me during this 1,5 years. Thank you for the sweetest goodbye I&#8217;ve ever had. I love you <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1849&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/the-sweetest-goodbye/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan takut untuk traveling sendirian..</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/jangan-takut-untuk-traveling-sendirian/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/jangan-takut-untuk-traveling-sendirian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 02:03:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan - Jalan]]></category>

		<category><![CDATA[traveling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1818</guid>
		<description><![CDATA[Mostly, saya selalu sendirian saat saya traveling. Kenapa? Awalnya karena ga gampang untuk menemukan seorang travel mate yang mempunyai selera yang sama, mempunyai waktu luang yang sama atau mempunyai saat &#8220;punya duit&#8221; yang sama. Yah, saat saya punya duit buat traveling ga ada yg bisa diajak berangkat bareng, begitupun sebaliknya saat ada temen yg ngajakin traveling giliran saya yg bokek. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/traveling_sendirian.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1823" title="traveling_sendirian" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/traveling_sendirian-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Mostly, saya selalu sendirian saat saya traveling. Kenapa? Awalnya karena ga gampang untuk menemukan seorang travel mate yang mempunyai selera yang sama, mempunyai waktu luang yang sama atau mempunyai saat &#8220;punya duit&#8221; yang sama. Yah, saat saya punya duit buat traveling ga ada yg bisa diajak berangkat bareng, begitupun sebaliknya saat ada temen yg ngajakin traveling giliran saya yg bokek. Well, menurut saya sih traveling bersama teman asalkan memenuhi ketiga syarat tadi akan jauh menyenangkan karena bisa punya teman selama di perjalanan, bisa share cost dalam berbagai hal misalnya share kamar, share makanan, share taxy kalo seandainya harus pake taxy, dll dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi bukan berarti traveling sendirian itu jadinya bakal mati gaya ya. Ada banyak hal yang menurut saya menjadi keuntungan ketika kita traveling sendirian, seperti misalnya kita bisa melakukan apapun, pergi kemanapun sesuka hati kita. Kalo traveling bareng teman pastinya akan ada kompromi2 terhadap rencana perjalanan. Kadang saya cuma melakukan &#8220;the art of doing nothing&#8221;  yg buat banyak orang mungkin kegiatan yang membosankan, kaya nongkrong di pantai sambil baca buku, dengerin ipod, maen air. Atau misalnya naik MRT hanya untuk merasakan sensasi &#8220;lost in translation&#8221;, dengerin banyak orang ngomong dengan bahasa yang sama sekali tidak kita mengerti. Tapi buat saya itu malah aktivitas yang menyenangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, traveling sendirian juga akan &#8220;memaksa&#8221; kita untuk berinteraksi dengan penduduk lokal atau dengan sesama traveler. Banyak pengalaman yang menarik buat saya seperti pengalaman saya tinggal di area backpacker di Bangkok, Ho Chi Minh City, Macau, Kolkata dll. Pengalaman saya naik bis bareng dengan sesama traveler dari Canada &amp; Finlandia ketika di Macau, pengalaman ditolong sekelompok orang Yahudi ketika nyaris tenggelam di Phi Phi Island, pengalaman share taxy dengan sesama traveler yang baru kenal dari bandara ke pusat kota Kolkata, pengalaman sekamar bareng traveler dari Korea (cowo ya hehe) untuk menghemat cost ketika di Kolkata. Dan yang paling berkesan adalah ketika saya traveling di Darjeeling India, karena nyaris selalu ketemu temen baru sesama traveler dan penduduk lokal. Nongkrong bareng temen2 traveler dari USA, Perancis dan Inggris yang akhirnya menjadi temen baru, sampai debat sepakbola dengan seorang fans berat Liverpool di satu resto kecil milik orang Tibet. So, bukankah hal - hal seperti itu yang bisa memberikan makna dalam setiap perjalanan kita?</p>
<p style="text-align: justify;">So guys, jangan pernah takut untuk traveling sendirian. Believe me, sometimes it such a &#8220;life changing experience&#8221;.</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1818&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/jangan-takut-untuk-traveling-sendirian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Internet Marketing Bootcamp di Jogja</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/dari-internet-marketing-bootcamp-di-jogja/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/dari-internet-marketing-bootcamp-di-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2010 01:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<category><![CDATA[Internet Marketing Bootcamp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1834</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal yang bisa saya pelajari ketika saya mengikuti Internet Marketing Bootcamp di Jogjakarta tanggal 2 - 4 April 2010.  Sebetulnya saya pernah mengikuti event tersebut di Bandung pada akhir 2008, tapi selain ingin upgrade ilmu, entah kenapa suasana bootcamp yang penuh nuansa kekeluargaan membuat saya ketagihan untuk datang.
Hal paling berkesan buat saya adalah ketika saya bergaul dengan banyak juragan2 ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/internet_marketing_bootcamp.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1835" title="83290902" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/internet_marketing_bootcamp-300x207.jpg" alt="" width="300" height="207" /></a>Banyak hal yang bisa saya pelajari ketika saya mengikuti <a href="http://indonesiabootcamp.com/" target="_blank">Internet Marketing Bootcamp</a> di Jogjakarta tanggal 2 - 4 April 2010.  Sebetulnya saya pernah mengikuti event tersebut di Bandung pada akhir 2008, tapi selain ingin upgrade ilmu, entah kenapa suasana bootcamp yang penuh nuansa kekeluargaan membuat saya ketagihan untuk datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal paling berkesan buat saya adalah ketika saya bergaul dengan banyak juragan2 internet yang begitu low profile, sederhana, dan mau berbagi walaupun mereka sudah sangat sukses. Saya menyebutnya golongan &#8220;low profile tapi high profit&#8221;. Banyak kesamaan diantara rekan2 yang sudah sukses berbisnis tsb yaitu mereka memulai dari kondisi yang nyaris nol, bahkan ada yg minus. Ada yang mantan tukang jagung bakar, tukang angon sapi, guru SD, bahkan ada yg sudah berhutang sampai ber Milyar - Milyar. Dan sekarang? Mereka semua sudah eksis dengan perusahaan sendiri bahkan ada yang sampai punya karyawan ribuan orang. (mostly adalah pengusaha furniture dari sentra2 industri furniture dari jepara dan cirebon).  Kunci mereka cuma 3, yakin dengan impian besar mereka, konsisten serta pantang menyerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, visi besar <a href="http://seokita.com/" target="_blank">mas keke</a> sang pencetus Internet Marketing Bootcamp + UKM Goes Online ini adalah mencetak 1 juta netpreneur. Semoga visi besar dan mulia itu bisa terwujud, tentu dengan dukungan dari banyak pihak.</p>
<p style="text-align: justify;">Maju terus Pejuang Internet Indonesia</p>
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1834&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/dari-internet-marketing-bootcamp-di-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Managing our cashflow</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/managing-our-cashflow/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/managing-our-cashflow/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 01:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<category><![CDATA[entrepreneurship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1840</guid>
		<description><![CDATA[Saat saya mengikuti satu workshop tentang entrepreneurship beberapa tahun yang lalu, ada satu peserta yang bertanya kepada pembicara begini &#8220;Pak, saya bingung karena lagi kebanjiran order. Itu membuat cashflow saya tidak seimbang&#8221; Bla bla bla. Waktu itu, saya berpikir orang itu ngga bersyukur banget. Disaat saya dan banyak peserta workshop waktu itu masih kebingungan cari order, orang itu malah nolak ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/200555795-002.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1843" title="200555795-002" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/200555795-002-191x300.jpg" alt="" width="191" height="300" /></a>Saat saya mengikuti satu workshop tentang entrepreneurship beberapa tahun yang lalu, ada satu peserta yang bertanya kepada pembicara begini &#8220;Pak, saya bingung karena lagi kebanjiran order. Itu membuat cashflow saya tidak seimbang&#8221; Bla bla bla. Waktu itu, saya berpikir orang itu ngga bersyukur banget. Disaat saya dan banyak peserta workshop waktu itu masih kebingungan cari order, orang itu malah nolak order masuk dengan alasan pemodalan dia yang ngga cukup. Wow! Waktu itu saya masih belum mengerti maksud bapak itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, saya baru mengerti ketika hal itu sering saya alami akhir  - akhir ini. Ketika saya baru merintis perusahaan ini, nyari order satu aja susahnya minta ampun. Dan begitu dapet, senengnya bukan maen. Alhamdulillah sekarang semakin banyak perusahaan yang sudah menjadi klien perusahaan kami, so far sudah lebih dari 400 perusahaan yang sudah memakai jasa kami, baik untuk training, audit maupun konsultasi. Tapi apa konsekuensinya? Ketika klien semakin banyak dengan nilai project yang besar, struktur pemodalan kita harus bisa mengimbangi kondisi tersebut. Kalo ngga, yang ada kita bakalan berdarah - darah. Karena bukan tidak mungkin operasional cost kita jadi ikut terpakai untuk mensupport project yang masuk. Dan itu sering saya alami.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara untuk memecahkan hal itu bagaimana? Well, kalo dari pengalaman saya tentu banyak hal yang bisa kita lakukan. Misalnya  dengan memenej cashflow kita dengan semaksimal mungkin,  memenej uang masuk sambil melakukan skala prioritas  untuk setiap payment yang harus kita lakukan.  Kalo secara internal kita sudah kewalahan, kita bisa mencari investor yang mau menanamkan uangnya untuk membiayai project tersebut, tentu dengan perjanjian profit sharing yang saling menguntungkan. Tentu ngga gampang, terutama bagi perusahaan baru untuk mendapatkan dana pinjaman tersebut. Apalagi kalo perusahaan kita masih dianggap belum bankable. Salah satu cara adalah dengan mencari investasi dari orang - orang terdekat kita, dengan mempertaruhkan integritas kita di depan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara lain adalah dengan menegoisasikan kontrak kita dengan klien, misalnya meminta DP 20 % sampai 30 % dll. Tapi itu juga ngga mudah kecuali kita punya bargaining power di mata klien. Mostly, malah kita yang ikut prosedur payment mereka. Dan sometimes berat loh, kalo kita masuk di industri migas karena proses paymentnya bisa ada dalam range 30 - 60 hari, hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">So, menjadi seorang entrepreneur dituntut untuk selalu berpikir kreatif. Masalah bukan hanya datang dari saat kita nyari order, saat kebanyakan order juga akan timbul masalah baru. Well, saya sih menyebutnya bukan masalah tapi lebih tepatnya adalah tantangan. Buat saya, kondisi kebanyakan order itu adalah salah satu indikator kalo perusahaan kita sudah dipercaya banyak orang kan? Alhamdulillah</p>
<p style="text-align: justify;">Maju terus wirausaha muda Indonesia</p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1840&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/managing-our-cashflow/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah membuat resolusi 2010 secara tertulis?</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/sudahkah-membuat-resolusi-2010-secara-tertulis/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/sudahkah-membuat-resolusi-2010-secara-tertulis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 15:10:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Thoughts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1673</guid>
		<description><![CDATA[Tung Desem Waringin, salah satu motivator favorit saya pernah menyampaikan di seminarnya bahwa PENTING supaya kita selalu mempunya visi, misi, goal, dream yang tertulis. Kenapa musti tertulis? Karena dengan tertulis itulah alam bawah sadar kita akan terus menerus mengingat impian yg ingin kita capai. Dan ternyata ketika saya baca buku Financial Revolutionnya TDW, orang yang mempunyai impian tertulis itulah yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/88972126.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1699" title="88972126" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2010/04/88972126-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tung Desem Waringin, salah satu motivator favorit saya pernah menyampaikan di seminarnya bahwa <strong>PENTING</strong> supaya kita selalu mempunya visi, misi, goal, dream yang tertulis. Kenapa musti tertulis? Karena dengan tertulis itulah alam bawah sadar kita akan terus menerus mengingat impian yg ingin kita capai. Dan ternyata ketika saya baca buku Financial Revolutionnya TDW, orang yang mempunyai impian tertulis itulah yang akan menjadi orang sukses. Dan itu menurut survey loh.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, i want to share pengalaman saya selama ini. Dua tahun terakhir, saya selalu menulis resolusi2 setiap menyambut tahun baru secara tertulis. Selain saya juga mempunyai impian hidup yang saya rangkum dalam <a href="http://indrakurniadi.com/101-things-to-do-before-i-die/" target="_blank">101 things to do before I die</a>. Dan Alhamdulillah sebagian besar resolusi saya itu terwujud. Contoh resolusi saya misalnya ketika di akhir tahun 2007, saya menulis saya ingin supaya perusahaan saya bisa mendapatkan omzet sebesar &#8230;&#8230; (rahasia  hehe) dan eh ternyata terwujud, pun di akhir tahun 2008 saya menulis resolusi omset perusahaan saya adalah sebesar &#8230;.. dan alhamdulillah terwujud, malah melebihi angka yang saya tulis . Selain itu ada beberapa resolusi  2008 lainnya yang terwujud di tahun 2009 ini, seperti misalnya saya bisa lanjut kuliah S2, traveling  ke beberapa negara dll dll. Alhamdulillah <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1673"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Resolusi tersebut saya tuliskan di atas kertas dan saya tempel di dekat meja kerja saya. Dan tentu setiap saat bisa saya lihat. Dan resolusi itulah yang kemudian memacu saya untuk selalu bersemangat dalam mengejar impian saya tersebut. Setiap kali saya lemah dan nyaris putus asa, saya selalu mampu bangkit hanya dengan melihat impian2 saya tersebut. Tidak ada seorangpun yg bisa menghalangi saya untuk mencapai impian2 saya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">So, sudahkah kita membuat resolusi untuk tahun 2010 ? Daripada menulis resolusi biarkan seperti air mengalir dsb dsb (nanti beneran ngalir loh hehe), yuk kita menulis resolusi yang lebih spesifik, tapi ingat harus measurable dan achieveable. Kalo kita punya resolusi misalnya mau jadi presiden Amerika ya rasanya susah juga untuk diwujudkan hehe. Ingat juga, kita harus menulis resolusi tersebut dengan sungguh2, yakinkan kita pasti dapat mewujudkannya. Silahkan dicoba, Insya Allah pasti bisa.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Selamat Tahun Baru 2010, semoga kesuksesan dan keberkahan selalu melimpahi kita semua, amiin.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1673&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/sudahkah-membuat-resolusi-2010-secara-tertulis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmati saja semua prosesnya..</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/nikmati-saja-semua-prosesnya/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/nikmati-saja-semua-prosesnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 08:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1664</guid>
		<description><![CDATA[Well, I&#8217;ve been in this business for almost 5 years. Quite a lot time huh? Banyak suka duka yang saya alami selama saya di Jakarta dan teman saya di Surabaya merintis bisnis ini. Awalnya saya merintis perusahaan ini dengan berdarah - darah, karena kami memulai bisnis ini hanya bermodalkan tekad yang kuat, motivasi yang tinggi, koneksitas berkat jaringan yang kami ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/12/87235412.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1668" title="87235412" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/12/87235412-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Well, I&#8217;ve been in this business for almost 5 years. Quite a lot time huh? Banyak suka duka yang saya alami selama saya di Jakarta dan teman saya di Surabaya merintis bisnis ini. Awalnya saya merintis perusahaan ini dengan berdarah - darah, karena kami memulai bisnis ini hanya bermodalkan tekad yang kuat, motivasi yang tinggi, koneksitas berkat jaringan yang kami bangun serta tentu wawasan tentang dunia yang kami geluti ini. Modal uang? Nyaris ga ada, saya di Jakarta hanya bermodalkan 50 ribu yang cukup untuk membeli stempel perusahaan dan kartu nama. Berkantor di kamar di rumah dinas orang tua saya di Puspiptek, Komputer milik sendiri sejak jaman kuliah ditambah akses internet gratisan (thanks to Puspiptek atas kebaikannya hehe). *Ini untuk mematahkan paradigma bahwa setiap usaha itu butuh modal finansial.</p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, waktu pertama kali semua pekerjaan saya yang mengerjakan. Dari mulai mencari klien, menyiapkan pelaksanaan training sampai menagih pembayaran. You can Imagine, i&#8217;m the owner, branch manager Jakarta (waktu itu), sekaligus juga sales, finance merangkap operasional hehe. Kalo ada training yang harus di organize, saya musti bangun pagi2 buta untuk bisa berangkat ke tempat pelaksanaan di satu hotel di Jakarta Barat, secara rumah orang tua saya di daerah Serpong. Kemudian ketika mulai punya uang, saya mulai merekrut karyawan. Mulai dari satu orang yang bantu saya dalam segala hal, kemudian sedikit2 bertambah sesuai kebutuhannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1664"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, kalo dateng ketempat klien pasti naik motor. Karena belum punya uang untuk sewa mobil atau bahkan buat naik taxy. So, setiap ada janji, meeting atau presentasi ke tempat klien saya selalu membawa peralatan tempur: obat tetes mata, untuk menghilangkan mata merah akibat naik motor, parfum, sisir dan minyak rambut. Jadi, begitu sampai, saya selalu pergi ke toilet di kantor klien saya itu terlebih dahulu untuk merapikan diri sebelum bertemua klien tsb hehe</p>
<p style="text-align: justify;">Dari situ, sedikit - sedikit perusahaan kami mulai mendapatkan kepercayaan dari klien. Selain training, kami juga bergerak di jasa konsultasi untuk penerapan ISO 9001, ISO 17025, ISO 14001 dan OHSAS. Senangnya hati ini ketika kami mendapatkan klien pertama kami untuk jasa konsultasi. Kami juga sangat beruntung bisa mendapatkan project itu, kenapa? Jadi karena project ini ditenderkan dan ketika kami semua diminta hadir untuk mempresentasikan program kami, ternyata kamilah satu2nya perusahaan yang hadir. Sehingga ya, kamilah yang dipilih menjadi pemenangnya. Padahal pesaing kami adalah perusahaan besar yang sudah sangat berpengalaman. Alhamdulillah, I believe ini sudah diatur sama yang diatas <img src='http://indrakurniadi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">So, buat saya, besar artinya kami bisa mengalami jatuh bangun merintis perusahaan kami ini. Dan saya sangat menikmati setiap proses yang harus dilalui. Saya percaya proses seperti itu lah yang akan membantu saya untuk menjadi seorang yang sukses dan entrepreneur yang tangguh. Didunia ini, kecuali dengan cara2 yang tidak lazim, ga mungkin bisa sukses dengan cara yang instan. I Believe.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan saya menuju kesuksesan masih panjang, tapi Alhamdulillah sekarang jalan menuju kesana sudah terang benderang. Itu semua berkat kerja keras, dukungan semua partner, karyawan dan doa orang2 yang kita cintai. Sampai ketemu di puncak kesuksesan nanti ya, Insya Allah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jadi, sudah berani untuk jadi entrepreneur? </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Visit my company website at <a href="http://phitagoras.co.id" target="_blank">http://phitagoras.co.id</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1664&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/nikmati-saja-semua-prosesnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Traveling dengan biaya minimal</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/traveling-dengan-biaya-minimal/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/traveling-dengan-biaya-minimal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 14:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan - Jalan]]></category>

		<category><![CDATA[traveling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1641</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 11 sd 15 November ini, ada kehebohan yang sangat ketika AirAsia membuat promo tiket 0 rupiah ke beberapa rute penerbangannya. Kehebohan yang sanggup membuat traffic website AirAsia menjadi sangat tinggi dan kemudian mengakibatkan website tersebut lambat dan susah diakses. Yeah, setelah rela begadang di beberapa malam, akhirnya gw dapet juga tiket gratis ( 0 ) rupiah ke Manila dan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/11/sb10064111a-002.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1644" title="sb10064111a-002" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/11/sb10064111a-002-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Tanggal 11 sd 15 November ini, ada kehebohan yang sangat ketika AirAsia membuat promo tiket 0 rupiah ke beberapa rute penerbangannya. Kehebohan yang sanggup membuat traffic website AirAsia menjadi sangat tinggi dan kemudian mengakibatkan website tersebut lambat dan susah diakses. Yeah, setelah rela begadang di beberapa malam, akhirnya gw dapet juga tiket gratis ( 0 ) rupiah ke Manila dan phuket. Bener2 tiket gratis, karena yg kita bayar hanya airport tax nya aja. Gosh, AirAsia emang top banget!</p>
<p style="text-align: justify;">Well, talking about traveling. Beberapa temen saya sempat bertanya ttg biaya yang musti dikeluarkan ketika harus traveling. Beberapa teman saya malah menyangka saya mengeluarkan uang sangat banyak buat bisa traveling ke Luar Negeri. Hm, I said traveling itu bisa murah atau mahal tergantung gaya hidup yang kita pilih selama jalan2 disana. Mau gaya backpaker atau tourist ? So, mari kita lihat budget yang mau kita keluarin. Menurut saya komponen terbesar dalam traveling adalah tiket pesawat, akomodasi dan transportasi di tempat tujuan. So, kalo kita merencanakan perjalanan jauh2 hari dengan menggunakan budget airline, tentu budget buat tiket pesawat jadi minimal kan? Atau dengan strategi dengan tidak menggunakan pesawat direct ke Negara tujuan. Saya kasih contoh, kalo kita mau ke Hongkong dengan menggunakan Air Asia misalnya kita bisa melalui rute: JKT - transit di KL - lanjut ke Macau trus nyebrang naik ferry ke Hongkong. Tentu itu jauh lebih hemat daripada kita langsung dari JKT ke Hongkong misalnya. Well, budget airline bukan hanya AirAsia yah, masih ada budget Airline lain yang melayani rute JKT misalnya Tiger Airways, Value Air, Jet Star, Viva Macau dll. Bisa dilihat listnya di <a href="http://www.budgetairlineguide.com" target="_blank">http://www.budgetairlineguide.com</a>. Yang perlu diingat dalam memilih budget airline adalah dengan melihat komitmennya terhadap Safety (cek apakah airline tsb pernah mengalami kecelakaan penerbangan), trus kemudahannya dalam online booking. Saya pernah menggunakan Budget airline seperti AirAsia tentunya, kemudian Tiger Airways dgn Rute Singapore - Jakarta dan Viva macau dgn rute Macau - JKT. Dan semuanya comfortable buat saya, really.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1641"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Masalah akomodasi juga menjadi salah satu faktor penting dalam traveling. Kita bisa memilih penginapan murah seperti hostel dengan dormitory, budget hotel atau akomodasi murah lainnya. Waktu saya ke Bangkok, saya menginap di daerah Khaosan Road yg adalah merupakan pusat backpackers yang datang ke Bangkok. Saya memilih kamar dengan tarif 280 Baht, kira2 90 ribuan. Dan memang kamarnya sedikit kurang nyaman sih, kecil, rada pengap, cuma pake kipas angin tapi kamar mandi didalam. Hm, buat saya itu sudah cukup karena penginapan buat saya hanya tempat numpang tidur hehe.  Di Khaosan Road banyak sih penginapan yang jauh lebih murah, mau yang model dormitory juga ada. Malah waktu saya ke Ho Chi Minh City, saya nginep di satu hostel dengan tarif cuma 5 USD semalem haha. Tapi lumayan nyaman, walaupun cuma dapet kipas angin, tapi bisa mandi pake air anget trus dapet TV cable juga hehe. Waktu di Macau beda lagi, saya dapet hostel yang murah tapi kamar mandinya gabung dengan tamu lainnya. Gosh, ini jadi pengalaman buat saya karena ternyata menginap di satu kamar dengan kamar mandi yang cukup jauh ternyata cukup mengganggu, belum lagi kalo musti ngantri kalo pagi.  Ditambah kalo musti kepaksa masuk toilet yang baunya ajaib banget, ternyata orang bule kalo pup mantap juga ya baunya haha. Sekali lagi, masalah kenyamanan memang penting tapi buat saya rugi juga kalo musti nginap di hotel2 mahal. Kalo urusan kerjaan atau bisnis sih oke lah, tapi kalo musti bayar sendiri ya males juga haha. Buat saya yang penting dapet kamar, ada kamar mandi didalam, pake kipas angin + TV itu udah cukup hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya adalah masalah transportasi di negara tujuan, buat saya haram hukumnya pake taxy haha. Kemana2 pake public transportation tentu jauh lebih hemat bukan? Salah satu hal yang membuat saya jatuh cinta dengan traveling adalah ketika saya berinteraksi dengan penduduk negara itu, ngeliat orang2 ngobrol dengan bahasa yang tidak saya pahami, jadi berasa jauh dari tanah air. Dan itu bisa kita dapatkan kalo kita naik public transportation di negara tsb. Saya senang sekali bisa ngerasain naik MRT di Singapore, KL, Bangkok, Hongkong. Naik monorail di KL, naik bus kota di Vietnam, Malacca, Macau ,naik tuktuk dan public boat di Bangkok, naik kereta tidur dari KL ke Hatyai, naik ferry dari phuket ke phi phi islands dll.  Asik banget selain tentu murah hehe.</p>
<p style="text-align: justify;">So, traveling itu tidak musti mahal kan? Kita bisa meminimalkan biaya perjalanan kita. Satu lagi, jangan lupa kartu NPWP nya kalo ga mau bayar fiskal 2,5 juta. Hehe.. Happy traveling guys!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span class="text">“The World is a book, and those who do not travel read only a page.” Saint Augustine</span></strong></p>
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1641&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/traveling-dengan-biaya-minimal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saatnya kuliah lagi</title>
		<link>http://indrakurniadi.com/saatnya-kuliah-lagi/</link>
		<comments>http://indrakurniadi.com/saatnya-kuliah-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 13:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indrakurniadi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Personal Life]]></category>

		<category><![CDATA[binus business school]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indrakurniadi.com/?p=1649</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah saya berkesempatan untuk melanjutkan kuliah saya di jenjang S2. Mulai minggu depan,saya akan berkuliah di Binus Business School, ngambil program MM jurusan Business Management. Why BINUS? selain karena reputasinya, dosen2nya yang mumpuni, atmosfer profesionalitasnya kerasa banget.  Kuliahnya pun dalam bahasa Inggris. Dan BINUS juga adalah kampus pertama yang mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 loh, jadi promosi dikit ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/11/bbs1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1653" title="bbs1" src="http://indrakurniadi.com/wp-content/uploads/2009/11/bbs1.jpg" alt="" width="188" height="128" /></a>Alhamdulillah saya berkesempatan untuk melanjutkan kuliah saya di jenjang S2. Mulai minggu depan,saya akan berkuliah di <a href="http://bbs.binus.ac.id/Home.aspx" target="_blank">Binus Business School</a>, ngambil program MM jurusan Business Management. Why BINUS? selain karena reputasinya, dosen2nya yang mumpuni, atmosfer profesionalitasnya kerasa banget.  Kuliahnya pun dalam bahasa Inggris. Dan BINUS juga adalah kampus pertama yang mendapatkan sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 loh, jadi promosi dikit hehe</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam perjalanan saya membangun perusahaan saya sekarang, saya merasakan kalo saya juga harus terus update skill, knowledge dan kompetensi saya dalam berbagai hal. Karena saya adalah seorang Sarjana Teknik Kimia, maka saya merasa saya membutuhkan pengetahuan di bidang Finance, Marketing, Operation dll yang dulu tidak saya dapatkan waktu S1 tapi sangat saya butuhkan ketika menjalankan perusahaan kami ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun lalu, saya sering banget ikutan seminar CEO speaks yg diselenggarakan BINUS, yaitu satu acara yang mengundang para CEO untuk berbicara di kampus. Sejak itu saya punya cita2 untuk bisa kuliah disana. Alhamdulillah, sekarang bisa terlaksana.</p>
<p style="text-align: justify;">Well, semoga kuliah saya lancar, supaya bisa lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan, amiin.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://indrakurniadi.com/?ak_action=api_record_view&id=1649&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indrakurniadi.com/saatnya-kuliah-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
