Gosh, saya baru aja pulang dari traveling ke Malacca, Bangkok, Macau dan Hongkong (nanti saya ceritakan satu2 secara detail) selama 7 hari full. Tenang2, kalo bicara masalah biaya itu relatif. Tapi yang pasti saya terbang dengan biaya tiket murah karena promo dan pesannya jauh2 hari serta traveling dengan cara backpacker alias turis dengan kantong kere haha. Yah, nginep di hostel murah, kemana2 naik public transportation, makan ngirit (walau untuk yang ini sulit banget buat saya) dll dll
Anyway, why traveling? Kenapa tidak menikmati hidup dengan cara lain hehe. Oia, sebelum saya jawab. Saya itu suka sekali memberi hadiah kepada diri sendiri ketika saya merasa saya sudah mencapai satu achievement tertentu, yah itung2 memotivasi diri sendiri. Lalu achievement apa yang saya dapat sehingga saya merasa layak mendapatkan “hadiah” traveling ke negara2 tersebut. Well, ketika perusahaan yang kami bangun mengalami badai yang sangat kuat di akhir tahun kemarin, saya merasa berhasil membuat perusahaan ini tetap kokoh, terus berjalan, dan Alhamdulillah malah semakin berkembang. Dan Insya Allah akan terus berkembang, amiin.
Continue Reading »
Well, saya membaca satu tulisan seorang entrepreneur muda di satu website yg menceritakan tentang cashflow dalam bisnis. Dia share satu pengalaman dimana cashflow perusahaannya terganggu karena piutangnya kepada satu perusahaan terdelay pembayarannya karena direksi perusahaan tersebut berganti. Dan itu sangat berpengaruh terhadap cashflow di perusahaannya.
Anyway, saya juga ingin share satu pengalaman berharga dalam membangun satu perusahaan. Dalam membentuk satu perusahaan itu dibutuhkan modal, tapi yg perlu di ingat adalah bahwa bentuk modal itu sendiri tidak musti berupa uang, bisa berupa ide, keahlian dll. Saya dan teman2 sudah membuktikan hal ini ketika kami merintis perusahaan kami sekarang ketika kami merintis nyaris tanpa modal. Tapi apakah dalam proses membangun perusahaan tsb, hal itu masih cukup? What’s next?
Continue Reading »